Pemain tengah Amerika Serikat Giovanni Reyna nyaris dipulangkan dari Piala Dunia

Pemain tengah Amerika Serikat Giovanni Reyna nyaris dipulangkan dari Piala Dunia

Pemain tengah Amerika Serikat Giovanni Reyna nyaris dipulangkan dari Piala Dunia di Qatar karena minimnya usaha dalam latihan dan laga pra-turnamen menantang team Qatar Al Gharafa SC, sumber menjelaskan ke ESPN di hari Minggu.

Reyna, 20, tidak mengawali satu laga juga untuk AS di Qatar tapi mainkan semua paruh ke-2 laga paling akhir mereka – kalah 3-1 dari Belanda di set 16 besar. Sumber menambah jika Reyna mohon maaf ke semua team karena minimnya upayanya.

Pengungkapan itu terjadi sesudah manager AS Gregg Berhalter bicara di HOW Institute for Society’s Summit on Kepribadian Leadership di New York di hari Selasa. Komentarnya selanjutnya diedarkan dalam buletin oleh Charterworks, di mana ia menjelaskan AS “mempunyai pemain yang terang tidak penuhi keinginan dalam dan di luar lapangan. Salah satunya dari 26 pemain, jadi itu mencolok. Sebagai staff, kami duduk bersama sepanjang beberapa jam menimbang apa yang hendak kami kerjakan secara pemain ini. Kami sudah siap pesan ticket pesawat pulang, begitu ekstrimnya itu.”

Berhalter meneruskan dengan menjelaskan: “Apa yang terjadi ialah, kita akan lakukan satu pembicaraan kembali dengannya, dan sisi dari pembicaraan itu ialah bagaimana kita akan berperangai mulai sekarang ini. Tidak ada pelanggaran kembali. Tapi hal yang lain kami ucapkan padanya ialah, Anda harus mohon maaf ke group, tapi itu harus menjelaskan kenapa Anda mohon maaf. Ini agar lebih dalam dari sekedar ‘Teman-teman’ , Saya meminta maaf.’ Dan saya menyiapkan barisan kepimpinan sama ini. Saya berbicara, ‘Oke, orang ini akan mohon maaf ke Anda sebagai sebuah barisan, ke semua team.'”

MLSSoccer.com pertama kalinya mengenali jika pemain itu ialah Reyna, dengan The Athletic memberikan laporan jika Reyna nyaris dipulangkan, dan performanya dalam latihan jadi pemicu waktu permainannya dipengaruhi.

Diraih lewat pesan text, Berhalter keluarkan pengakuan berikut ke ESPN: “Tidak begitu penting siapa itu. Yang perlu ialah group itu mempunyai standard yang paling terang dan mereka sudah siap untuk berbicara bila standard tidak tercukupi. Terkadang itu komunikasi ke arah pada peralihan positif dan lajur maju yang terang.”

Berhalter selanjutnya menambah jika presentasi itu semestinya tidak direkam.

Waktu bermain Reyna — atau kekurangannya — jadi subyek pemantauan ketat sejauh kompetisi. Ia tidak berhasil tampil menantang Wales, dengan Jordan Morris jadi pemain cadangan paling akhir yang dipakai oleh Berhalter dalam hasil seimbang 1-1. Kemudian, Berhalter menjelaskan jika ia berasa “kecepatan dan kemampuan” Morris bisa memberikan team suatu hal, dan mengarah “sedikit kemelut” yang dirasakan Reyna sesudah pertempuran Al Gharafa pada Kamis awalnya.

Reyna terus berusaha dengan cidera sepanjang 14 bulan awalnya, terhitung satu cidera hamstring, tapi ia menjelaskan ke media yang bergabung sesudah laga Wales jika ia “100 %.”

“Saya berasa baik sekali. Saya berasa hebat,” kata Reyna. “Saya berasa baik saja. [Berhalter] tak perlu memberitahu saya kenapa ia tidak masukkan saya atau kenapa ia melakukan.”

Selekasnya kemudian Reyna hadapi oleh pelatih dan rekanan satu team dan pada akhirnya mohon maaf.

“Apa yang fenomenal dalam semuanya ialah sesudah ia mohon maaf, mereka berdiri satu demi satu dan berbicara, ‘Dengar, itu belum lumayan baik, kamu belum penuhi kami harap dari rekanan segrup dan kami ingin menyaksikan ganti,'” kata Berhalter dalam pidatonya. “Mereka betul-betul kuasai proses itu. Dan semenjak hari itu tidak ada permasalahan dengan pemain ini.”

Temperatur disekitaran waktu bermain Reyna bertambah saat sebelum laga Inggris saat bekas pemain internasional AS Eric Wynalda menjelaskan dalam transisi Twitter Spaces dengan Los Angeles Times jika ada “konflik intern”. Ia selanjutnya menjelaskan pada acara radio Sirius XM jika Berhalter sudah bohong ke media dan minta Reyna untuk bohong juga.

Wynalda selanjutnya menarik kembali beberapa komentarnya.

Reyna bermain tujuh menit dalam hasil seimbang 0-0 menantang Inggris dan sebagai pemain cadangan yang tidak dipakai dalam kemenangan 1-0 atas Iran.

Leave a Reply