Piala Dunia 2022 - Prancis 2-0 Maroko Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani cetak gol saat team bimbingan Didier Deschamps capai final

Piala Dunia 2022 – Prancis 2-0 Maroko Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani cetak gol saat team bimbingan Didier Deschamps capai final

Laporan laga saat Prancis menaklukkan Maroko 2-0 untuk mempersiapkan final Piala Dunia menantang Argentina; Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani cetak gol untuk team bimbingan Didier Deschamps; Atlas Lions berperang dengan gagah berani tapi tidak bisa mendapati jalan keluar

Prancis mempersiapkan pertempuran final Piala Dunia menantang Argentina saat gol Randal Kolo Muani 44 detik sesudah keluar kursi cadangan menolong amankan kemenangan 2-0 atas Maroko di empat besar.

Juara bertahan Prancis, yang usaha jadi team pertama kali yang memenangi Piala Dunia beruntun semenjak Brasil pada 1962, pimpin di menit ke-5 saat Theo Hernandez menuntaskan akrobatik dari dekat, tapi mereka berusaha keras untuk mencetak kemenangan.

Maroko, team Afrika pertama kali dalam riwayat yang merebutkan semi-final Piala Dunia sesudah kemenangan monumental atas Spanyol dan Portugal, dihebohkan oleh simpatisan simpatisan yang lain di Stadion Al Bayt dan membuat Prancis mendapatkan penekanan berat, dengan Jawad El Yamiq mengenai tiang gawang sebagai mereka bertanding dengan gagah berani walau pemain kunci cidera.

Prancis, bagaimana juga, memperlihatkan riwayat kompetisi mereka, bertahan dengan tegas selanjutnya manfaatkan peluang mereka untuk membunuh permainan saat Kolo Muani masukkan usaha Kylian Mbappe yang diarahkan ke tiang jauh di menit ke-79, gol internasional pertama kalinya membuat orang Maroko putus semangat.

Prancis saat ini hadapi Argentina, yang menaklukkan Kroasia 3-0 di semi-final yang lain, di final hari Minggu saat mereka usaha menjaga mahkota mereka dalam kontes yang menghadapkan Mbappe menantang rekanan segrupnya di Paris Saint-Germain Lionel Messi, sementara Maroko harus senang. untuk persaingan perebutan tempat ke-3 untuk akhiri kompetisi hebat mereka.

Bagaimana Prancis berusaha untuk kemenangan

Bos Maroko Walid Reragui sudah memutuskan untuk berpindah ke-5 bek untuk meredam teror gempuran Prancis yang lumayan besar, tapi gagasannya selekasnya terusik saat bek tengah Nayef Aguerd, tercatat sebagai starter sesudah melewati kemenangannya pada Portugal karena cidera, mau tak mau mundur saat sebelum sepakan. -mati.

Prancis selekasnya manfaatkan gejolak, gol awalnya mereka dibuat oleh Antoine Griezmann yang hebat saat kekeliruan El Yamik memungkinkan untuk menggunting bola kembali untuk Mbappe, yang bidikannya diblok saat sebelum jatuh ke tangan Hernandez untuk diubah.

Sepakan Hernandez yang diambil secara baik membuat jadi pemain musuh pertama kali yang cetak gol melalui Maroko, yang mencatat empat clean sheet dalam lima laga awalnya di kompetisi itu, dan Atlas Lions cari respon langsung di ujung yang lain.

Azzedine Ounahi lakukan pengamanan bagus dari Hugo Lloris dengan usaha jarak jauh dan Hakim Ziyech menggeret shooting lain melebar, tapi Prancis selanjutnya tutup diri saat Olivier Giroud melepas shooting ke tiang gawang dari operan panjang Ibrahima Konate.

Maroko mendapatkan pukulan lain sesudah kesempatan Giroud itu saat Romain Saiss, partner bek tengah Aguerd yang umum dan kebimbangan cidera yang lain saat sebelum laga, harus diambil keluar.

Walau demikian, Maroko terus memunculkan permasalahan untuk Prancis, khususnya di sayap kanan, di mana Hernandez kerap didiamkan terpampang oleh status maju Mbappe, membuat berusaha untuk hadapi teror double dari Ziyech dan Achraf Hakimi.

Maroko ajukan banding penalti, dengan Sofiane Boufal dipandang sudah menyalahi Hernandez dibanding kebalikannya, tapi Prancis terus memberikan ancaman di ujung lain, dengan gol awalnya memaksakan Maroko untuk ambil semakin banyak resiko.

Aurelien Tchouameni, pembuat gol pembuka Prancis menantang Inggris, membuat dua kesempatan beruntun untuk Mbappe dan Giroud, tapi Maroko yang hampir cetak gol saat sebelum interval, sepakan salto El Yamiq mengenai tiang susul tendangan sudut.

Segi Reragui menuntaskan set pertama dengan kuat dan ambil di mana mereka meninggalkan di set ke-2 , memasangkan Prancis kembali dan, untuk pertamanya kali di kompetisi, memimpin kepenguasaan bola, tapi musuh mereka bisa dibuktikan susah untuk dihancurkan.

Konate benar-benar mengagumkan sesudah mengawali gantikan Dayot Upamecano, yang mangkir karena sakit bersama dengan Adrien Rabiot, dan Prancis kadang tertolong oleh minimnya kekejaman Maroko dalam kotak.

Pada satu titik, pemain cadangan Abderrazak Hamdallah terlihat siap untuk cetak gol tapi perlu waktu kelamaan untuk melepas bidikannya, dengan gol ke-2 Prancis datang selang beberapa saat sebagai Kolo Muani, yang barusan gantikan Ousmane Dembele, dan barusan diundang ke tim. susul cideranya Christopher Nkunku, memacu perayaan liar.

Maroko terus berusaha, Ounahi yang cemerlang melepas shooting di saat tambahan, selanjutnya menyaksikan usaha yang dibelokkan jatuh ke tangan Hamdallah, yang kembali tidak berhasil memakainya, tapi pada akhirannya bisa dibuktikan cara yang terlampau jauh untuk Atlas Lions, yang bisa dibanggakan dengan usaha mereka.

Leave a Reply